Selasa, 21 Oktober 2014

PERILAKU ATAU MASALAH SOSIAL YANG ADA DI MASYARAKAT



Masalah sosial adalah suatu ketidak sesuaian antara unsur-unsur  kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi benterokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan
kelompok atau masyarakat.  Pengertian masalah kesejahterahan sosial pada dasarnya tidak berbeda dengan masalah sosial. Ernest Burgess, mengemukakan teori tentang massalah sosial dalam perkembangan sosiologi dapat dikelompokan menjadi lima:

1. Masalah sosial sebagai patologi organik individual.
2. Masalah sosial sebagai patologi sosial.
3. Masalah sosial sebagai disorganisasi personal dan sosial.
4. Masalah sosial sebagai koonflik-konflik nilai.
5. Masalah sosial sebagai proses.

Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang  mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 jenis faktor, yakni antara lain:
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Penjelasanya :
1. Faktor Ekonomi
Faktor ini merupakan faktor terbesar terjadinya masalah sosial.
Apalagi setelah terjadinya krisis global PHK mulai terjadi di
mana-mana dan bisa memicu tindak kriminal karena orang sudah sulit
mencari pekerjaan.

2. Faktor Budaya
Kenakalan remaja menjadi masalah sosial yang sampai saat ini sulit
dihilangkan karena remaja sekarang suka mencoba hal-hal baru yang
berdampak negatif seperti narkoba, padahal remaja adalah aset terbesar
suatu bangsa merekalah yang meneruskan perjuangan yang telah dibangun
sejak dahulu.

3. Faktor Biologis
Penyakit menular bisa menimbulkan masalah sosial bila penyakit
tersebut sudah menyebar disuatu wilayah atau menjadi pandemik.
4. Faktor Psikologis
Aliran sesat sudah banyak terjadi di Indonesia dan meresahkan  masyarakat walaupun sudah banyak yang ditangkap dan dibubarkan tapi aliran serupa masih banyak bermunculan di masyarakat sampai saat ini.
Cara Penyelesaian Masalah Sosial Pengangguran dapat menyebabkan kemiskinan, dan selanjutnya menimbulkan kejahatan dan permusuhan atau pertikaian dalam masyarakat.  Hal ini merupakan masalah sosial yang harus kita atasi. Pemerintah selalu berusaha mengatasi berbagai persoalan sosial dengan peran serta tokoh masyarakat, pengusaha, pemuka agama, tetua adat, dan Iain-Iain. Berbagai cara yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak dalam membantu mengatasi masalah sosial antara lain : 

A. Menjadi orang tua asuh bagi anak sekolah yang kurang mampu.

B .Tokoh agama memberikan penyuluhan tentang keimanan dan moral dalam menghadapi Persoalansosial.

C. Para pengusaha dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan lain ikut memberikan beasiswa.

D. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) membantu dalam berbagai bidang dimulai dengan penyuluhan sampai bantuan berupa materi.

E. Lembaga-lembaga dari PBB seperti UNESCO, UNICEF, dan WHO memberikan bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah sosial.

F. Para dermawan yang secara pribadi banyak memberi bantuan kepada masyarakat sekitarnya berupa materi.

G. Organisasi pemuda seperti karang taruna yang mendidik dan mengarahkan para remaja putus sekolah dan pemuda untuk berkarya dan berusaha mengatasi pengangguran.

H. Perguruan tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan berbagai
penyuluhan.

Selain cara-cara tersebut di atas, pemerintah juga menggalakkan berbagai program untuknmengatasi masalah sosial antara lain :

1. Pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
BOS diberikan kepada siswa-siswa sekolah mulai dari sekolah dasar sampai tingkat SLTA. Tujuannya untuk meringankan biaya pendidikan.

2. Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT).
BLT diberikan kepada masyarakat miskin yang tidak berpenghasilan sebagai dana kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

3. Pemberian Kartu Askes.
Bagi keluarga miskin pemerintah memberikan kartu Askes untuk berobat ke puskesmas atau rumah sakit yang ditunjuk dengan biaya ringan atau gratis.

4. Pemberian Beras Untuk Masyarakat Miskin (Raskin).
Pemberian bantuan pangan dari pemerintah berupa beras dengan harga yang sangat murah.

5. Pemberian Sembako.


TANGGAPAN / PENDAPAT:
Masalah social merupakan masalah kita bersama, baik sebagai anggota masyarakat maupun sebagai lembaga pemerintah patut untuk saling bahu membahu untuk mengatasinya. Dari penulisan tersebut di atas penulis setuju dengan pendapat tersebut, dan ini juga dapat diterapkan dalam pelayanan di tempat di mana penulis melayani.dengan memberikan perhatian kepada masing-masing anggota jemaat yang seringkali menghadapi masalah-masalah tersebut. Dan cara/ penerapannya dengan langkah-langkah sebagai beikut:

1. mendorng jemaat utuk bertumbuh iman percaya mereka, agar semakin kuat, tidak
tergoyahkan, mulai dari tingkat Sekolah Minggu sampai kepada orang dewasa.

2. dengan iman yang kuat/ teguh , ketika mereka mengalami
masalah-masalah social, mereka tidak gampang putus asa/ menyerah

3. membuka wawasan / cara berpikir mereka untuk dapat mengembangkan
talenta yang mereka miliki, agar masalah pengangguran bukan lagi
menjadi masalah bagi mereka (dapat membuka lapangan pekerjaan)


CARA PENYELESAIANNYA
Cara menyelesaikan masalah sosial ialah dengan cara pendekatan kepada masyarakat dan melakukan sosialisasi,untuk mencerahkan pemikiran masyarakat tentang masalah sosial yang sedang di hadapi agar dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk menghadapi segala masalah yang sedang terjadi.

Jumat, 17 Oktober 2014

Tugas 2 Sisitem Terdistribusi

Komunikasi antar server dan client serta Protokol

I.Gambaran komunikasi antara Server dan Client


Komunikasi yang terjadi antara server dan client adalah saling memberi dan menerima data melalui networking.

berikut merupakan kegunaan client dan Server

Client
  1. Mengatur user interface
  2. Menerima dan memeriksa sintaks input dari pemakai
  3. Memproses aplikasi
  4. Generate permintaan basis data dan memindahkannya ke server
  5. Memberikan response balik kepada pemakai
  6. Menyediakan akses basis data secara bersamaanMenyediakan kontrol recovery
Server
  1. Menerima dan memproses basis data yang diminta dari client
  2. Memeriksa autorisasi
  3. Menjamin tidak terjadi pelanggaran terhadap integrity constraint
  4. Melakukan query/pemrosesan update dan memindahkan response ke client
  5. Memelihara data dictionary  
II.Protokol

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan dilakukan pada internet.

 Contoh-contoh Protokol:

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol)
Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack

Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.

Point-to-Point Protocol
Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662.

HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini. 


III.Susunan Protokol
Susunan Protokol Jaringan Komputer
Jaringan di organ sasikan sebagai suatu tumpukan lap san (layer).Tujuan tiap lapisan adalah memberikan layanan kepada lapisan yang berada di atasnya. Misal lapisan 1 memberi layanan terhadap lapisan 2. Masing-masing lapisan memiliki protokol.Protokol adalah aturan suatu "percakapan"yang dapat dilakukan.Protokol mendefinisikan format,urutan pesan yang di kirim dan diterima antar sistem pada jaringan dan melakukan operasi pengiriman dan penerimaan pesan.Protokol lapisan n pada satu mesin akan berbicara dengan protokol lapisan n pula pada mesin lainnya.Dengan kata lain,komunikasi antar pasangan lapisan N,harus menggunakan protokol yang sama.Misal, protokol lapisan 3 adalah IP,maka akan ada pertukaran data secara virtual dengan protokol lap san 3,yaitu IP,pada stasiun lain.


VI.Fungsi Protokol 
  1. Fragmentasi dan reassembly : Fungsi dari fragmentasi dan reassembly adalah membagi informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi tadi dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket berita yang lengkap.
  2. Encaptulation : Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi berita yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi, dan lain-lain.
  3. Connection control : Fungsi dari connection control adalah membangun hubungan komunikasi dari transmitter dan receiver, yang mana dalam membangun hubungan ini termasuk dalam hal pengiriman data, serta mengakhiri hubungan.
  4. Flow control : Fungsi dari flow control adalah mengatur perjalanan data dari transmitter dan receiver
  5. Error control : Dalam pengiriman data tidak lepas dari kesalahan, baik itu dalam proses pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data dikirimkan
  6. Transmission service : Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan, serta perlindungan data